Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Aturan Ejaan Bahasa Indonesia: Tanda Titik

Tanda Titik (.) 1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. Contoh:  Saya sedang mengerjakan tugas kuliah. Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan. 2. Tanda titik   dipakai pada akhir singkatan nama orang. Contoh: W. R. Supratman Aby A. Izzuddin Apabila nama itu ditulis lengkap, tanda titik tidak dipergunakan. 3. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan. Contoh: Dr. (doktor) S.E. (sarjana ekonomi) 4. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum.  Contoh: dll. (dan lain-lain) dsb. (dan sebagainya) tgl. (tanggal) hlm. (halaman) 5. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu. Contoh: Pukul 9.40.13 (pukul 9 lewat 40 menit 13 detik) 6. Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipata...

Aturan Ejaan Bahasa Indonesia: Kata Depan

Kata depan seperti “di”, “ke”, dan “dari” ditulis terpisah dengan kata-kata di belakangnya kecuali untuk kata-kata yang sudah dianggap lazim sebagai satu kata, seperti kepada, daripada dan sebagai imbuhan, seperti ditampar, diminum dan lain-lain. Contoh: Di sini - Benar Disana - Salah Ke pasar - Benar kepasar - Salah Kata depan ditulis dengan huruf kecil jika digunakan sebagai judul. Contoh: Antara Aku Dan Dia. - Salah Antara Aku dan Dia - Benar   Jenis-Jenis Kata Depan Jika dilihat dari fungsinya, kata depan dibagi menjadi beberapa macam. 1. Kata depan penanda tempat keberadaan dan waktu, yaitu: di, pada, dalam, dan antara. Contoh: Satria duduk di tepi pantai. Kuliahku selesai pada jam tujuh malam. Aku bersenandung dalam pelataran mimpi. Antara Ponorogo dan Solo mempunyai kebudayaan yang berbeda. 2. Kata depan penanda arah atau tempat asal, yaitu: dari Contoh: Kakekku baru pulang dari rumah sakit tadi siang. Mahasiswa itu pindahan dari Kepul...

Bahasa Indonesiaku

Mempelajari bahasa Indonesia itu bukanlah hal yang mudah, sama sekali tidak, justru ia sulit sekali. Memang tak serunyam kimia, tak semenjengkelkan fisika dan matematika, tetapi percayalah bahwa bahasa Indonesia juga punya tingkat kesulitan tersendiri. Kalau ditanya kenapa memilih masuk ke Pendidikan Bahasa Indonesia? Akan saya jawab "Ya karena saya suka, saya cinta bahasa Indonesia." Bahasa Indonesia memang bukan bahasa surga--bahasa Arab. Namun kita bisa menjadikan bahasa Indonesia sebagai perantara menuju surga. Ya, salah satunya dengan mempelajarinya kemudian mengajarkan bagaimana penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar itu. Menjadi guru. Menulis mungkin, menggunakan kemampuan berbahasa Indonesia kita dengan sebijaksana pujangga-pujangga kata. Menebar nasihat dan dakwah-dakwah berbahasa Indonesia. Jadi di dunia ini tidak ada sedebu pun hal yang sia-sia. Semua punya makna. Maka marilah bangga menjadi anak bahasa. Dan lantangkan suaramu "aku cinta bahasaku, ba...

Opini tentang Bahasa Indonesia: Aku Cinta Bahasa Indonesia

Menurutku bahasa Indonesia merupakan pilar terpenting untuk menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa kita ini. Dengan bahasa Indonesia, seantero bumi Nusantara ini bisa menyatu dalam satu komando, bisa berkomunikasi dengan satu bahasa yang sama. Saya rasa setiap orang Indonesia walau berasal dari pelosok mana pun, dia pasti bisa berbahasa Indonesia, tidak mungkin tidak. Indonesia yang kaya sekali akan budaya, beribu pulaunya, ragam sukunya, dan sebegitu beragam jugalah bahasanya. Tidak bisa dihitung dengan pasti, ada berapa bahasa yang tersebar di seluruh negeri ini. Yang jelas walaupun berbeda-beda bahasa namun kita tetap satu bahasa, bahasa nasional kita, bahasa Indonesia. Aku cinta bahasa Indonesia! Novy Dwy Safika

Kata Unik dan Baru di KBBI (1)

Ada beberapa kata unik dan baru yang masuk ke dalam KBBI. Hektare Ini sebenarnya kata lama, hektar, tapi perbedaannya adalah huruf 'e'. Narahubung Kata ini digunakan untuk menggantikan frasa  contact person  / CP . Warganet Menggantikan kata netizen. Unduh Kata unduh menggantikan kata download. Unggah Menggantikan kata upload. Potong Menggantikan kata cut. Hapus Menggantikan kata delete, Simpan Menggantikan kata save. Pelantang Menggantikan kata microphone Gawai Menggantikan kata gadget.

Aturan Ejaan Bahasa Indonesia: Huruf Kapital

Huruf kapital digunakan pada : Huruf pertama pada awal kalimat Contoh : Dalam kalimat "Dia adalah penyanyi kamar mandi".  Huruf pertama nama orang Contoh : Dalam kalimat "Ibu mengantar Aldo ke puskesmas". Huruf pertama nama geografi Contoh : Dalam kalimat "Andini berpapasan denganku di Jalan Diponegoro". Huruf pertama nama kota, instansi/lembaga, dan negara Contoh : Dalam kalimat "Reyog adalah budaya khas Ponorogo". Huruf pertama di setiap kata pada judul karangan, kecuali kata hubung. Contoh : Judul novel "Duka Sedalam Cinta". Kata ganti Anda Contoh : Dalam kalimat "sekarang giliran Anda yang harus maju ke depan". Huruf pertama nama tahun, bulan, hari raya dan peristiwa bersejarah. Contoh : Dalam kata bulan Januari, hari raya Idul Fitri, dan Perang Dunia II.

Koreksi Pemakaian Bahasa Indonesia di Tempat Umum (1)

Dalam kehidupan kita sehari-hari, seringkali kita temui kesalahan-kesalahan penulisan kosakata bahasa Indonesia di tempat umum. Kenapa salah? Karena kata-kata tersebut tidak ada di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Contohnya berikut ini. Apotik atau Apotek Seringkali kita dapati penulisannya apotik, padahal yang benar adalah apotek. Tidak ada kata apotik dalam KBBI. Antri atau Antre Di tempat-tempat antrian biasanya ada tulisan yang terpampang di dinding yaitu "harap antri". Betulkah penulisan yang demikian itu? Tentu salah. Kata yang baku adalah Antre. Silahkan atau Silakan Biasanya di bank atau kamar mandi umum seperti itu ada tulisan "silahkan duduk" atau "silahkan masuk". Wah padahal penulisannya itu salah, saya juga selama ini selalu menggunakan kata silahkan padahal yang benar adalah silakan tanpa h.