Jalan menggapai mimpi itu tidaklah terjal. Mungkin engkau hanya terlalu lengah. Menggelimangkan waktu-waktumu begitu saja tanpa sebuah karya. Ini kisah, ketika bakat terpendam akan tetap terpendam sebab tak dilatih dan dikembangkan. Padahal itu anugerah lekatan dari Tuhan. Padahal ia emas yang terkubur di hati-hati suci yang terserak pundi-pundi brillian di sela-selanya. Oh sungguh malang bila potensi itu dibiarkan begitu saja dan saja. Ketika rasa malas tetap bertahta seenaknya dan menghambat sesuatu yang seharusnya terjadi. Menjadi yang berguna adalah sebuah pilihan. Jika seseorang tak mampu menuangkan kepedulian melalui uluran tangan atau pun yang serupa itu. Kita masih punya jemari lugu yang siap menyisipkan sebagian pemikiran di huruf-huruf pribadi yang terserak di dada. Dia ada. Menulis bukan pula hal yang mudah. Karena ia bagaikan menanam, ya, menulis adalah menanam benih-benih indah yang kelak akan bisa dipetik hasilnya. Bukan hanya diri sendiri, namun orang lain pun bi...
Sampai Kapan Permasalahan Pendid ikan di Indonesia? Membahas tentang masalah pendidikan di Indonesia sudah tentu tidak akan ada habisnya. Seiring berjalannya waktu, selalu muncul berbagai macam persoalan yang berhubungan dengan terpacunya proses pendidikan di negara kita ini. Belum selesai pemerintah memangkas masalah yang satu, masalah yang lain sudah datang menghampiri lagi, terus-menerus menguras penguraian panjang. Salah satunya mengenai kualitas guru. Hal ini menjadi suatu masalah yang cukup signifikan dalam dunia pendidikan. Baik atau tidaknya kualitas seorang guru akan menentukan kualitas anak didiknya pula. Di masa sekarang ini banyak guru yang kurang terlatih dan kualitas mengajarnya masih perlu dipertanyakan. Seperti realita yang kita lihat sekarang di sekolah menengah dari SD, SMP, SMA, masih banyak guru yang tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi pengajar. Banyak guru yang belum atau tidak memiliki gelar S1 (bukan sarjana) tetapi mereka menjadi pengajar di seko...